Ringkasan Umum:
Film Tenggelamnya Kapal Van Der
Wijck ini diadaptasi dari novel dengan judul sama karya sastrawan terkenal
Buya Hamka pada tahun 1938. Film yang disutradarai oleh Sunil Soraya ini akan
dirilis pada 19 Desember 2013.
Film Tenggelamnya Kapal Van Der
Wijck ini membutuhkan sedikitnya 600 pemain dengan 100 diantaranya
harus berperawakan bule karena film ini mengambil set di zaman penjajahan
Belanda era 1930-an. Proses pembuatan film ini memakan waktu hampir 5 tahun
karena memang ada riset untuk melengkapi itu semua. Proses syuting
dilakukan di beberapa kota seperti Padang, Medan, Batam, dan Makassar.
Film yang posternya sempat di protes
oleh masyarakat Minang karena dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai Islami
ini dibintangi oleh bintang-bintang muda terkenal seperti Herjunot Ali, Pevita
Pearce, dan Reza Rahadian.
Sinopsis:
Novel ini bercerita tentang kisah cinta dua
insan, tapi dipisahkan oleh tradisi adat. Ada dua adat yang ada dalam novel ini
yaitu Budaya Minangkabau (Padang) dan Budaya Bugis (Makassar). Sang penulis
Buya Hamka beranggapan bahwa beberapa tradisi adat tersebut tidak sesuai
dengan dasar-dasar Islam ataupun akal budi yang sehat.
Cinta yang dirasakan Zainuddin adalah cinta yang
tidak sampai karena terhalang oleh adat yang sangat kuat. Cinta ini
bermulai ketika Zainuddin sudah tidak punya orang tua lagi atau yatim
piatu.
Tapi Zainuddin tidak boleh menikahi Hayati karena
dihalangi oleh adat istiadat yang mengatakan bahwa Zainuddin bukan orang
Minangkabau asli karena ibunya dari Makassar.
Karena kecewa, Zainuddin kemudian
pindah ke Kota Padangpanjang yang berjarak sekitar 10 km dari Batipuh.
Zainuddin tetap melakukan surat-menyurat dengan Hayati.
Hayati lalu datang ke
Padangpanjang, karena dia punya seorang kawan yang bernama Khadijah, lalu
Hayati menginap di rumahnya. Khadijah mempunyai kakak laki-laki yang bernama
Aziz yang diam-diam naksir pada Hayati.
Karena bermukim pada satu kota (padangpanjang)
akhirnya Azis dan Zainuddin bersaing dalam mendapatkan cinta Hayati.
Tapi sayang, keluarga Hayati lebih memilih Azis
yang merupakan keturunan Minangkabau asli dan keluarganya juga berada.
Zainuddin dianggap tidak lebih baik daripada Azis karena Zainuddin adalah anak
campuran Minangkabau dan Bugis.
Mendengar pernikahan antara Hayati dan Azis,
membuat Zainudin jatuh sakit, akan tetapi berkat dorongan semangat dari Muluk
sahabatnya yang paling setia, kondisi Zainudin berangsur-angsur membaik.
Kemudian Zainuddin dan Muluk pergi
pulau ke Jawa, tinggal pertama kali di Batavia sebelum
akhirnya pindah ke Surabaya. Di perantauan, Zainuddin menjadi penulis yang
terkenal.
Karena alasan pekerjaan, Azis juga pindah ke
Surabaya bersama Hayati. Seiring waktu berjalan, hubungan Azis dan Hayati
tidak baik lagi. Setelah Aziz dipecat, mereka terpaksa menginap di rumah
Zainuddin.
Seiring waktu, Aziz menyadari bahwa
Zainuddin lebih pantas untuk Hayati. Akhirnya Aziz memutuskan untuk pergi
ke Banyuwangi, dan dia meninggalkan sepucuk surat yang menyatakan telah
mengikhlaskan Hayati untuk Zainuddin. Kemudian Azis mengakhiri hidupnya dengan
cara bunuh diri.
Rasa cinta Zainudin pada Hayati sebenarnya masih kuat, akan tetapi mengingat
Hayati itu sudah menikah dan bersuami, cinta yang masih menggelora itu dia
usahakan untuk dipadamkan, kemudian Hayati dibiayai untuk pulang ke kampung
halaman di Batipuh, Sumatra Barat.
Esok harinya, Hayati berangkat dengan sebuah
kapal yaitu Van der Wijck. Kapal ini kemudian tenggelam di
pesisir utara pulau Jawa.
Setelah mengetahui kabar tersebut, Zainuddin dan
Muluk pergi ke untuk mencari Hayati, akhirnya ditemukan dia berada
di sebuah rumah sakit di Cirebon.
Setelah beberapa waktu, Hayati akhirnya meninggal
di rumah sakit tersebut setelah melewati waktu bersama Zainuddin. Di saat-saat
akhir hayatnya, Hayati masih sempat mendengar dan melihat bahwa sebenarnya
Zainudin masih sangat mencintainya, namun semua itu sudah terlambat.
Beberapa waktu kemudian, Zainuddin pun jatuh
sakit, setelah badannya makin lemah, kemudian akhirnya dia wafat. Mereka lalu
dikebumikan secara berdampingan
Sumber: Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck
Berikut link untuk download: http://aldyblue.blogspot.com/2014/03/tenggelamnya-kapal-van-der-wijck-2013.html
Berikut Link Soundtrack nya: http://musikindonesia.mywapblog.com/download-mini-album-terbru-nidji-ost-ten.xhtml
Berikut Link Soundtrack nya: http://musikindonesia.mywapblog.com/download-mini-album-terbru-nidji-ost-ten.xhtml

Tidak ada komentar:
Posting Komentar