Penyambutan

Selasa, 01 Juli 2014

Makna Konsep Diri Dalam Iklan Rokok A Mild (of teory Roland Barthes)

NAMA : MUHAMMAD IHSAN
NIM: 1171501966
KEL: AA (SEMIOTIKA)
UAS

“Makna Konsep Diri Dalam Iklan Rokok A Mild”
Of teory Roland Barthes
PENDAHULUAN

Urat nadi kehidupan televisi (swasta) terletak pada iklan. Tanpa iklan, mustahil sebuah televisi mempertahankan eksistensinya. Bagi produsen, iklan bukan hanya menjadi alat promosi barang maupun jasa, melainkan juga untuk menanamkan citra kepada konsumen maupun calon konsumen tentang produk yang ditawarkan. Citra yang dibentuk oleh iklan seringkali menggiring khalayak untuk percaya pada produk, sehingga mendorong calon konsumen untuk mengkonsumsi maupun mempertahankan loyalitas konsumen.
Dalam konteks ”pembacaan” iklan televisi, mempertalikan iklan dan semiotika nampaknya dapat menjadi satu diskusi yang menarik. Sebagian tayangan iklan seringkali bukan menawarkan produk semata, tetapi juga melekatkan sistem keyakinan dan nilai tertentu. Budaya punya harga di sini. Dalam catatan Graeme Burton (2007: 40), barang-barang yang diiklankan ditelevisi akan memperoleh nilai kultural. Iklan yang pada dasarnya sekadar kegiatan promosional atas produk menjadi kegiatan pemasaran seperangkat nilai dan keyakinan. Iklan televisi telah menjadi satu bagian kebudayaan populer yang memproduksi dan merepresentasikan nilai, keyakinan, dan bahkan ideologi. Menariknya, iklan televisi kemudian tidak luput dari perannya sebagai arena komodifikasi, dimana pesan iklan bukan lagi sekadar menawarkan barang dan jasa, melainkan juga menjadi semacam alat untuk menanamkan makna simbolik. Televisi merupakan media yang memiliki kekuatan audiovisual, sisi kreasi dan kekuatan persuasif. Dengan kekuatan tersebut, televise dapat dengan mudah mempengaruhi emosi khalayak. Iklan adalah bentuk komunikasi yang digunakan untuk membujuk audiens (pemirsa, pembaca atau pendengar) untuk mengambil beberapa tindakan sehubungan dengan produk, ide atau jasa. Paling umum, hasil yang  diinginkan  adalah  untuk  mengarahkan  perilaku  konsumen  sehubungan dengan suatu penawaran komersial.

PEMBAHASAN

Konsep Diri dalam Iklan Rokok A Mil Dalam penelitian ini iklan yang diangkat adalah iklan “A Mild”. Iklan tersebut adalah A Mild Go Ahead versi “cowok blur “2011, yang selalu mengisi pariwara iklan di televisi pada bulan Agustus 2011 jam 22.00 WIB. Iklan tersebut menceritakan tentang seorang pria yang kehilangan kepercayaan diri dalam hidupnya, dalam iklan tersebut pemeran pria terlihat kabur (blur), menggambarakan dirinya orang yang selalu kesepian dan sulit beradaptasi kepada lingkungan sekitarnya, iklan tersebut penuh dengan tanda dan simbol yang melukiskan konsep diri pria tersebut dan kaitannya dengan tokoh lainya, secara tidak langsung berhubungan dengan rokok A mild.





Iklan A mild versi “cowok blur” Go Ahead 2011 ini, tidak terdengar suara antar pemeran si tokoh pria dengan pemeran lainnya mereka seperti pantomim, diiringi oleh backsound yang terdengar aneh dan ada beberapa tempat yang didatangi oleh peran Pria itu yang kesemua tempat itu menggambarkan kesendirian si pria, lalu pada akhir iklan ada seorang wanita yang merasakan kehadiran si pria tersebut, melihat si pria dengan pandangan mata telanjang terlihat kabur dan ketika memakai kaca mata 3D (dimensi) menjadi kelihatan jelas, si wanita merasakan adanya ketertarikan kepada pria tersebut, kemudian salah seorang teman si pria dan menemaninya hingga rasa kesendirian si pria berakhir dan si pria merasa bahagia karena si pria menjadi nyata kembali.

(Versi “Cowok Blur” Go Ahead 201)
Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes, untuk mengetahui makna konsep diri dalam iklan A mild versi “cowok blur” Go Ahead 2011. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran konsep diri dalam iklan A mild versi “cowok blur” Go Ahead 2011 di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis semiotika dengan menggunakan analisis Roland Barthes. Dalam penelitian ini di analisis adalah pada penanda dan petanda, gambar, tanda dan simbol, mitos yang terdapat didalamnya, desain dari iklan komposisi warna, teknik pengambilan gambar serta sasaran iklan rokok tersebut.
Hasil dari penelitian ini membuktikan gambaran konsep diri yang terjadi dalam iklan A Mild versi “ cowok blur” Go Ahead 2011 mempunyai banyak makna yang nyata, bahwa rokok merupakan barang yang sangat mempengaruhi konsep diri anak muda di zaman modern dan menjadi sebuah gaya hidup perkotaan, namun di balik itu semua, iklan rokok hanya semata-mata menjual produk rokoknya dengan iklan yang menarik dan mengesampingkan kesehatan anak muda sebagai pembeli utama rokok A mild.

Iklan kini telah masuk dalam tatanan signifikasi zaman modern, yang dapat mempengaruhi perilaku, gaya hidup tanpa disadari sehingga membuat kita bisa memuaskan dorongan dan aspirasi terdalam melalui konsumsi.Penggunan teknik utama yang digunakaan para kreator iklan untuk memasukkan iklan dalam tatanan pemikiran sosial disebut positioning dan penciptaan citra. Pengunaanya didasarkan pada segmentasi pasar kepada siapa suatu produk dijual. Pada iklan A Mild ini positioning yang diterapkan mencakup segmentasi Anak muda yang perokok, kedekatan imaji yang menampilkan kedekatan produk A Mild dengan anak muda menciptakan sebuah hal yang tidak dapat dipisahkan, A Mild selalu berusaha menciptakan sebuah Iklan yang cerdas dan dalam, iklan A Mild selalu mengkritisi tetang situasi sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Dalam hal ini seperti kepribadian seorang anak muda di kota besar yang cenderung mengalami perubahan lingkungan yang cepat dengan teknologi yang modern segala sesuatunya dapat terjadi namun, persahabatan dan sebuah identitas di masyarakat sangatlah penting dalam meilhat kehidupan penuh dengan cita-cita bukan dengan keputusasaan yang membuat seseorang mati dalam peradaban yang semakin canggih, justru dengan Konsep diri yang positif kita dapat membangun sebuah kebahagian yang tiada batas, jalani kehidupan yang ada tidak penting berputusasa semangat anak muda merupakan sebuah perubahan besar, Go Ahead.


KERANGKA TEORI

Semotika

Secara etimologis, istilah semiotika berasal dari kata Yunani Semeion yang berarti tanda. Tanda itu sendiri didefinisikan sebagai suatu yang atas dasar konvensi sosial yang terbangun sebelumnya dapat dianggap mewakili sesuatu yang lain. Tanda pada awalnya dimaknai sebagai sesuatu hal yang menunjuk adanya hal lain. Contohnya asap menandaai adanya api, sirine mobil yang keras meraung-raung menandai adanya kebakaran di sudut kota (Wibowo, 2011: 5).

Secara terminologis, semiotika dapat diidentifikasikan sebagai ilmu yang mempelajari sederetan luas dari objek-objek, peristiwa-peristiwa, seluruh kebudayaan sebagai tanda. Pada dasarnya, analisis semiotika merupakan sebuah ikhtiar untuk merasakan sesuatu yang aneh, sesuatu yang dipertanyakan lebih lanjut ketika kita membaca teks atau narasi/ wacana tertentu. Analisisnya bersifat paradigmatic (Wibowo, 2011: 5).

Analisis Semiologi Roland Barthes

Kancah penelitian semiotika tak bisa begitu saja melepaskan nama Roland Barthes (1915-1980), ahli semiotika yang mengembangkan kajian yang sebelumnya punya warna kental dalam strukturalisme semiotika teks. Sebagai pengikut Saussurean yang berpandangan bahwa sebuah sistem tanda yang mencerminkan asumsi-asumsi dari suatu masyarakat tertentu dalam waktu tertentu. Memaknai berarti bahwa objek-objek tidak hanya membawa informasi, dalam hal mana objek-objek itu hendak dikomunikasikan, tetapi juga mengkonstitusi sistem terstruktur dari tanda. Konotasi, walaupun merupakan sifat asli tanda, membutuhkan keaktifan pembaca agar dapat berfungsi.

Iklan

Untuk mengkaji iklan dalam perspektif semiotika, kita bisa mengkajinya lewat sistem tanda dalam iklan. Iklan menggunakan sistem tanda yang terdiri atas lambang, baik yang verbal maupun yang berupa ikon. Fenomena-fenomena sosial-budaya seperti fashion, makanan, furni-tur, arsitektur, pariwisata, mobil, barang-barang konsumer, seni, desain dan iklan dapat dipahami berdasarkan model bahasa (Piliang, 2003: 27).

Komposisi Warna

Warna memegang peranan penting dalam sebuah iklan, yakni untuk mempertegas dan memperkuat kesan atau tujuan iklan tersebut. Warna juga mempunyai fungsi untuk memperkuat aspek identitas menurut pakar Psikologi, J. Linschoeten dan Mansyur (dalam Kasali, 1992 : 87).

Teknik Pengambilan Gambar

Dalam analisis visual gambar menjadi suatu elemen terpenting yang menjadikannya bermakna, Ada dua aspek yang difokuskan dalam menganalisis iklan yakni aspek visual yang berupa ekspresi para tokoh, cara pengambilan gambar dan setting. Kedua aspek audio yang berupa narasi, gaya bahasa dan pilihan kata yang ada pada iklan. Kode-kode tersebut menginformasikan hampir seluruh aspek tentang keberadaan kita dan menyediakan konsep yang bermanfaat bagi analisis seni populer dan media (Berger, 2000: 33).

Mitos

Mitos adalah suatu wahana dimana suatu ideologi berwujud. Mitos dapat berangakali menjadi suatu mitologi yang memainkan peranan penting dalam kesatuan budaya-budaya. Sedangkan Van Zoest (1991) menegaskan, siapapun bisa menemukan ideologi dalam teks dengan jalan meneliti konotasi-konotasi yang terdapat didalamnya.

Konsep Diri

Konsep diri menurut William D. Brooks mendefinisikan konsep diri sebagai “ those physical, social, and psychological precepctions of ourselves that we have derived from experiences and our interaction with others” dalam (Rakhmat, 2005: 99).

Jadi, konsep diri adalah pandangan dan perasaan kita tentang diri kita. Konsep diri bukan hanya merupakan gambaran secara deskriptif, tetapi juga merupakan penilaian anda tentang anda. Konsep diri meliputi apa yang anda pikirakan dan anda rasakan terhadap diri anda.

Kesimpulan

Dalam upaya menciptakan karakter suatu produk, para kreator iklan membuat sistem signifikasi. Hal yang pertama dan terutama dibuat para pengiklan adalah memberi nama merek, membuat simbol visual, narasi, dan penciptaan sebauh logo ketika sebuah produk diberi nama maka produk tersebut bisa dikenali Dalam semiotika dikenal dengan signifikasi tahap pertama “Denotasi”.

Selanjutnya menciptakan signifikasi tahap kedua atau lebih dikenal dengan konotasi.

Pada tahap ini mulai muncul pemaknaan yang akan ditafsirkan oleh pembaca iklan. Selanjutnya makna itu diperluas sehingga dikenal dengan konotasi, hal ini merupakan sistem signifikasi yang dibuat untuk memapankan citra suatu produk kedalam tatanan pemikiran sosial secara de facto. Setelah di paparakan melalui teks lalu dicari konsep diri pada karakter tokoh pemeran iklan

A Mild Go Ahead 2011 dan di ungkapkan mitos yang terdapat dalam iklan tersebut. Iklan ini memaparkan tentang keresahan jiwa seorang anak muda yang hidup menyendiri akibat pergaulannya yang sempit dan kita melihat dimana kita sebagai penonton melihat si pria seseorang yang terkucilkan karena kita melihat dari kacamata yang sama, maka terjadi sebuah pemaknaan yang perlu di terjemahkan melalui semiotika.


Iklan: http://www.youtube.com/watch?v=vrbYhvi9xrs

Jumat, 09 Mei 2014

Tokoh Politik Lama Kritik Pemerintah

Kamis, 06 Juni 2013 | 18:07

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pengantar saat rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta.

Jakarta - Para tokoh yang dulu aktif menjadi pengurus dan aktivis Partai Demokrasi Indonesia (PDI) periode 1986-1997 unjuk gigi dengan berkumpul demi mengkritisi jalannya pemerintahan di era reformasi.

Sebab mereka menilai pemerintah saat ini mengalami penyimpangan dari cita-cita Proklamasi 17 Agustus dan Pancasila 1 Juni 1945.

“Kita berkumpul karena keprihatinan mencermati perkembangan bangsa ini, Pancasila sudah tercabik-cabik,” kata mantan Wakil Sekjen DPP PDI sekaligus ketua panitia acara itu, Dimmy Haryanto, di Jakarta, Kamis (6/6).

Tokoh-tokoh PDI yang hadir itu seperti Fatimah Achmad, Panangian Siregar, Markus Wauran, Haryanto Taslam, Edwin Henawan Soekawati, Clara Sitompul, Untung Sutomo, Sjafei Ali Gumay, Alex Asmasoebrata, Audi IZ Tambunan, Narwan Hadi, Ratna Purnami, Parlin Sitorus, dan Patmono Sk. Tokoh PDI dari Aceh, Sumater Utara, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera Selatan juga ikut hadir.

Uniknya, dalam acara itu, juga hadir politisi senior Partai Golkar, Siswono Yudhohusodo, yang menyampaikan orasi. Menurut Siswono, bangsa Indonesia sedang mengalami kemerosotan luar biasa dalam berbagai bidang.

Sementara Edwin Henawan Soekawati menyatakan pihaknya merasa prihatin karena rezim baru selalu gagal melakukan perbaikan rezim sebelumnya.

Misalnya, lahirnya rezim Orde Baru pada 1966 koreksi total pelaksanaan pemerintahan Orde Lama yang dipimpin Presiden Soekarno. Tujuannya melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen, namun faktanya keadaan bukan semakin membaik.

Lahirnya reformasi tahun 1998 pun merupakan koreksi pelaksanaan pembangunan yang dijalankan penguasa Orde Baru.

"Kenyataannya juga tidak jauh berbeda. Bahkan lebih parah, karena di masa ini UUD 1945 diamandemen sampai 4 kali. Terjadi degradasi pada nilai-nilai Pancasila, yang seharusnya bisa menjadi ideologi mayoritas,” tegas Edwin.

Keadaan yang dialami bangsa sekarang ini menurut dia tidak ubahnya seperti penjajah VOC masuk ke Indonesia di masa lalu.

Penulis: Markus Junianto Sihaloho/YUD
Sumber: beritasatu.com

Rabu, 30 April 2014

Tentang Muhammad Ihsan

Nama: Muhammad Ihsanuddin Anshari
Kegiatan: Mahasiswa Universitas Budi Luhur 2011

Assalamualaikum wr.wb
Halo saya ihsan biasa orang panggil saya ichan. Saya adalah anak ke dua dari tiga bersaudara. Saya lahir pada tanggal 19 Mei 1993 di Jakarta. Saya saat ini tinggal bersama orang tua saya yang bertempat di Jl.Komp Bermis Serpong Asri Blok A1 no.21 Cisauk Tangerang-Banten. Pada awalnya saya tinggal di Jl.Gg Kembang Raya Bungur Selatan. Saya pindah ke Cisauk sejak tahun 1998. Kebudayaan saya sendiri yaitu Betawi. Bapak & Ibu saya berasal dari Betawi yaitu Jakarta. Saya berseolah dasar di SDN Cisauk lalu melanjutkan di SMPN 1 Cisauk dan tamatan SMK ISLAMIC VILLAGE Tangerang. Saat ini saya sedang belajar di Univ.Budi Luhur Jakarta sejak tahun 2011 silam.
Kali ini saya akan menceritakan segala hal pengalaman saya. Dari mulai kisah asmara, keluarga, dan tentang diri saya sendiri. Tahu kah kalian? Itu adalah aib! Jadi saya tidak akan menceritakan hal-hal itu semua. Tetapi saya ingin berbagi cerita tentang ketika saya lulus SMK dan ingin melanjutkan Kuliah ke Universitas yang saya pilih. Pada awalnya ketika saya telah usai UN (ujian nasional) saya mencoba Test Ujian untuk masuk UIN (Universitas Islam Negri), saya lolos dalam mengikuti ujian hingga tahap akhir. Tetapi hati berkata lain dan fikiran pun masih kurang yakin. Lalu saya mendapat informasi tentang univeristas lain yaitu IPB (Institut Pertanian Bogor). Saya bersama 3 orang teman mengunjungi IPB untuk mendaftarkan diri dan mengikuti test ujian, namun sayangnya saya belum berhasil untuk melewati beberapa test Ujian. Saya sedikit bingung harus bagaiman lagi, tetapi saya terus berusaha. Pada suatu hari Team Sekolah mengadakan kunjungan Universitas ke UMB (Universitas Mercu Buana), ketika seusai kami tiba disana kami diperkenalkan tentang UMB dan sebagainya. Lalu kami ditawarkan, bagi yang berminat boleh mendatangi stand UMB “seraya UMB”. Seketika waktu saya menghampiri stand tsb, dan saya mengurus semua keprluan untuk masuk ke UMB. Ketika semua itu sudah terlewati, esok harinya saya mendapat informasi dari Guru saya tentang UBL (Universitas Budi Luhur), saya memang tidak diceritakan banyak hal tentang UBL, tetapi ntah kenapa hati saya seakan mendengar panggilan untuk mendaftarkan diri ke UBL. Esoknya saya bersama teman saya untuk mengunjungi UBL dan mendaftarkan diri ke UBL. Dengan mudahnya saya diterima melalui jalur PMDK (Penerimaan Berdasar Minat dan Kemampuan). Ketika sepulangnya saya daru UBL ditengah perjalanan saya di telpon oleh pihak UMB, saya diberitahukan bahwa saya telah diterima di UMB dan Lulus ujian test UMB. Saya diminta untuk mendatangi UMB esok nya, beruhubung saya berada di jalan raya, saya memutuskan telepon tersebut. Karna saya berfikir toh saya sudah terlebih dahulu di terima di UBL dan menyerahkan sejumlah uang dan seperangkat surat SKHUN dan Ijazah. Jadi saya sudah yakin bahwa saya sudah memilih UBL.
Itulah pengalaman saya ketika saya lulus dari sekolah Islamic Village.

Note: Tugas Cyber Communication

Kamis, 17 April 2014

IPP (IHSAN PHOTO PRODUCTION) ~ JASA PHOTO MURAH !!!!



Assalamualaikum para pengunjung blog setia J terimakasih udah terus cek blog yang sederhana ini. Kali ini saya ingin mencoba menawarkan jasa Fotografi.
Dimana jasa fotografi ini memberikan inovasi harga yang spektakuler. Cocok untuk para kawan-kawan pelajar dan teman teman semua. Jangan pernah takut dengan penawaran harga yg mahal. Karna pasti di dalam benak anda yang mahal pasti itu lebih baik. Bukankah begitu?
Lalu kenapa anda masih tetap ingin memilih jasa fotografi kami?
Tenang saja. Kami berikan harga yang sedemikian murah karna saya pernah merasakan apa yang anda rasakan. Pada intinya kita saling mengerti kawan, this good.
Lalu tunggu apa lagi?
Ayoo segera calling IPP (Ihsan Photo Production) J

Adapun harga yang kami tawarkan, sebagai berikut:
Single Package I
(perorangan)
Biaya Rp. 100.000,-
Penambahan orang @ Rp. 25.000,-
1 Hari, 2-3 Jam foto session
1 fotografer
15 foto edit
1 CD Master seluruh hasil foto

Single Package II
(perorangan)
Biaya Rp. 150.000,-
Penambahan orang @Rp. 30.000,-
1 Hari, 2-3 Jam foto session
1 fotografer
25 foto edit
5 Cetak 4R
1 CD Master seluruh hasil foto

Couple Package (pasangan)
Biaya Rp. 200.000,-
1 Hari, 2-3 Jam foto session
1 fotografer
20 foto edit
5 cetak 4R + 2 lembar cetak 10R
1 CD Master seluruh hasil foto

Group Package (rombongan 10 orang)
Biaya Rp. 300.000,-
Penambahan orang @ Rp. 30.000,-
1 Hari, 3-4 Jam foto session
1 fotografer
20 foto edit
10 cetak 4R
1 CD Master seluruh hasil foto

Paket Foto Prawedding
Foto Prawedding Paket A
Biaya Rp. 1.200.000,-
1 Hari, 2-5 Jam foto session
40 foto edit
15 cetak 4R
2 lembar cetak canvas 20R + foto frame
2 lembar cetak 12R + foto frame
1 CD Master seluruh hasil foto

Foto Prawedding Paket B
Biaya Rp. 800.000,-
1 Hari, 2-5 Jam foto session
25 foto edit
10 cetak 4R
1 lembar cetak canvas 20R + foto frame
2 lembar cetak 10R + foto frame
1 CD Master seluruh hasil foto

Foto Prawedding Paket C
Biaya Rp. 650.000,-
1 Hari, 2-4 Jam foto session
20 foto edit
10 cetak 4R
1 lembar cetak 18R + foto frame
1 CD seluruh hasil foto

Bagaimana?
Masih piker panjang?
Jangan ragu dengan kualitas foto IPP. Karna IPP sendiri sudah terlatih dan bisa dikatakan professional. Dari fotografer nya sendiri pun asik dan memiliki karakter yang asik (candaan).
IPP sendiri juga menerima panggilan dari luar kota. (Untuk kesepakatannya tolong hubungi terlebih dahulu).
Contact Person:
IPP 0857-1712-2134
PIN: 75572D2E
Email: muhammadichand@gmail.com

Selasa, 15 April 2014

Cara download lagu dari soundcloud

1. Buka soundcloud, lalu cari lagu yang ingin agan download.
Contoh:


















2. Jika sudah di copy link tsb. Buka tab baru : http://en.savefrom.net/
    Lalu paste di kolom download -> berikutnya klik download dan akan muncul informasi seperti gambar di     bawah :


















3. Lalu klik MP3
    dan tunggu beberapa detik akan muncul pemberitahuan save lokasi.


Demikianlah tutorial download from soundcloud.com dari blog Muhammad Ihsan.
Terimakasih sudah menugunjungi blog kami. :) 
Mohon diberikan sumbernya jika ingin di forward :)

Minggu, 13 April 2014

Kisah Tenggelamnya Kapal Van Der Wicjk



Ringkasan Umum:
Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini diadaptasi dari novel dengan judul sama karya sastrawan terkenal Buya Hamka pada tahun 1938. Film yang disutradarai oleh Sunil Soraya ini akan dirilis pada 19 Desember 2013.

Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini membutuhkan sedikitnya 600 pemain dengan 100 diantaranya harus berperawakan bule karena film ini mengambil set di zaman penjajahan Belanda era 1930-an. Proses pembuatan film ini memakan waktu hampir 5 tahun karena memang ada riset untuk melengkapi itu semua. Proses syuting dilakukan di beberapa kota seperti Padang, Medan, Batam, dan Makassar.

Film yang posternya sempat di protes oleh masyarakat Minang karena dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai Islami ini dibintangi oleh bintang-bintang muda terkenal seperti Herjunot Ali, Pevita Pearce, dan Reza Rahadian. 

Sinopsis:

Novel ini bercerita tentang kisah cinta dua insan, tapi dipisahkan oleh tradisi adat. Ada dua adat yang ada dalam novel ini yaitu Budaya Minangkabau (Padang) dan Budaya Bugis (Makassar). Sang penulis Buya Hamka beranggapan bahwa beberapa tradisi adat tersebut tidak sesuai dengan dasar-dasar Islam ataupun akal budi yang sehat.

Cinta yang dirasakan Zainuddin adalah cinta yang tidak sampai karena terhalang oleh adat yang sangat kuat. Cinta ini bermulai ketika Zainuddin sudah tidak punya orang tua lagi atau yatim piatu.

Tapi Zainuddin tidak boleh menikahi Hayati karena dihalangi oleh adat istiadat yang mengatakan bahwa Zainuddin bukan orang Minangkabau asli karena ibunya dari Makassar.

Karena kecewa,  Zainuddin kemudian  pindah ke Kota Padangpanjang yang berjarak sekitar 10 km dari Batipuh. Zainuddin tetap melakukan surat-menyurat dengan Hayati.

Hayati lalu datang ke Padangpanjang, karena dia punya seorang kawan yang bernama Khadijah, lalu Hayati menginap di rumahnya. Khadijah mempunyai kakak laki-laki yang bernama Aziz yang diam-diam naksir pada Hayati.

Karena bermukim pada satu kota (padangpanjang) akhirnya Azis dan Zainuddin bersaing dalam mendapatkan cinta Hayati.

Tapi sayang, keluarga Hayati lebih memilih Azis yang merupakan keturunan Minangkabau asli dan keluarganya juga berada. Zainuddin dianggap tidak lebih baik daripada Azis karena Zainuddin adalah anak campuran Minangkabau dan Bugis.

Mendengar pernikahan antara Hayati dan Azis, membuat Zainudin jatuh sakit, akan tetapi berkat dorongan semangat dari Muluk sahabatnya yang paling setia, kondisi Zainudin berangsur-angsur membaik.

Kemudian Zainuddin dan Muluk pergi pulau ke Jawa, tinggal pertama kali di Batavia sebelum akhirnya pindah ke Surabaya. Di perantauan, Zainuddin menjadi penulis yang terkenal.
Karena alasan pekerjaan, Azis juga pindah ke Surabaya bersama Hayati. Seiring waktu berjalan, hubungan Azis dan Hayati tidak baik lagi. Setelah Aziz dipecat, mereka terpaksa menginap di rumah Zainuddin.

Seiring waktu, Aziz menyadari bahwa Zainuddin lebih pantas untuk Hayati. Akhirnya Aziz memutuskan untuk pergi ke Banyuwangi, dan dia meninggalkan sepucuk surat yang menyatakan telah mengikhlaskan Hayati untuk Zainuddin. Kemudian Azis mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Rasa cinta Zainudin pada Hayati sebenarnya masih kuat, akan tetapi mengingat Hayati itu sudah menikah dan bersuami, cinta yang masih menggelora itu dia usahakan untuk dipadamkan, kemudian Hayati dibiayai untuk pulang ke kampung halaman di Batipuh, Sumatra Barat.
Esok harinya, Hayati berangkat dengan sebuah kapal yaitu Van der Wijck. Kapal ini kemudian tenggelam di pesisir utara pulau Jawa.

Setelah mengetahui kabar tersebut, Zainuddin dan Muluk pergi ke  untuk mencari Hayati, akhirnya ditemukan dia  berada di sebuah rumah sakit di Cirebon.
Setelah beberapa waktu, Hayati akhirnya meninggal di rumah sakit tersebut setelah melewati waktu bersama Zainuddin. Di saat-saat akhir hayatnya, Hayati masih sempat mendengar dan melihat bahwa sebenarnya Zainudin masih sangat mencintainya, namun semua itu sudah terlambat.

Beberapa waktu kemudian, Zainuddin pun jatuh sakit, setelah badannya makin lemah, kemudian akhirnya dia wafat. Mereka lalu dikebumikan secara berdampingan

Sumber: Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck 
Berikut link untuk download: http://aldyblue.blogspot.com/2014/03/tenggelamnya-kapal-van-der-wijck-2013.html
Berikut Link Soundtrack nya: http://musikindonesia.mywapblog.com/download-mini-album-terbru-nidji-ost-ten.xhtml